Sebagian Besar Jaringan Irigasi Teknis Pertanian Rusak Parah

Sebagian Besar Jaringan Irigasi Teknis Pertanian Rusak Parah

Wakil Menteri Pertanian, Dr. Rusman Heriawan Menghadiri acara panen raya padi di Desa Timbaan, Kec, Tapin Selatan, Kab. Tapin, Rabu, (11/4). Hadir pula dalam acara ini  Wagub. Kalsel Drs. H....

Updating Direktori Perusahaan Pertanian

Updating Direktori Perusahaan Pertanian

JAKARTA-Sebagai upaya untuk membentuk kesamaan pemahaman dalam pendataan perusahaan pertanian, Badan Pusat Statistik (BPS) mengadakan pertemuan briefing asosiasi dan perusahaan pertanian 2012 di...

PERANAN SEKTOR AGRIBISNIS DALAM PEMBANGUNAN PERTANIAN

PERANAN SEKTOR AGRIBISNIS DALAM PEMBANGUNAN PERTANIAN

Sektor agribisnis di Indonesia tidak terlepas dari pengembangan kawasan pedesaan yang menempatkan pertanian sebagai penggerak utama perekonomian. Potensi lahan, tenaga kerja yang melimpah, dan...

Pertanian Organik : Gerakan Kembali Ke Alam

Pertanian Organik : Gerakan Kembali Ke Alam

Pertanian Organik merupakan sistem bertani yang tidak menggunakan zat-zat aditif kimia, seperti pupuk kimia, pestisida, herbisida, dll. Dalam kegiatan bertani secara organik pengendalian...

  • Sebagian Besar Jaringan Irigasi Teknis Pertanian Rusak Parah

    Sebagian Besar Jaringan Irigasi Teknis Pertanian Rusak Parah

    Wednesday, 16 May 2012 13:58
  • Updating Direktori Perusahaan Pertanian

    Updating Direktori Perusahaan Pertanian

    Wednesday, 16 May 2012 14:02
  • PUSAT INFORMASI AGRIBISNIS

    PUSAT INFORMASI AGRIBISNIS

    Friday, 06 July 2012 00:02
  • PERANAN SEKTOR AGRIBISNIS DALAM PEMBANGUNAN PERTANIAN

    PERANAN SEKTOR AGRIBISNIS DALAM PEMBANGUNAN PERTANIAN

    Tuesday, 11 February 2014 15:24
  • Pertanian Organik : Gerakan Kembali Ke Alam

    Pertanian Organik : Gerakan Kembali Ke Alam

    Wednesday, 26 February 2014 08:40

Pertanian Organik : Gerakan Kembali Ke Alam

Pertanian Organik merupakan sistem bertani yang tidak menggunakan zat-zat aditif kimia, seperti pupuk kimia, pestisida, herbisida, dll. Dalam kegiatan bertani secara organik pengendalian hama dan penyakit menggunakan agen hayati atau mikroba serta manajemen yang baik untuk kesuksesan pertanian organik tersebut.


Read more...

PERANAN SEKTOR AGRIBISNIS DALAM PEMBANGUNAN PERTANIAN

Sektor agribisnis di Indonesia tidak terlepas dari pengembangan kawasan pedesaan yang menempatkan pertanian sebagai penggerak utama perekonomian. Potensi lahan, tenaga kerja yang melimpah, dan basis ekonomi lokal pedesaan menjadi faktor utama pengembangan pertanian. Saat ini disadari bahwa pembangunan pertanian tidak saja bertumpu di desa tetapi juga diperlukan integrasi dengan kawasan dan dukungan sarana serta prasarana yang tidak saja berada di pedesaan (baca : kota). Struktur perekonomian wilayah merupakan faktor dasar yang membedakan suatu wilayah dengan wilayah lainnya, perbedaan tersebut sangat erat kaitannya dengan kondisi dan potensi suatu wilayah dari segi fisik lingkungan, sosial ekonomi dan kelembagaan

Read more...

PUSAT INFORMASI AGRIBISNIS

Updating Direktori Perusahaan Pertanian

JAKARTA-Sebagai upaya untuk membentuk kesamaan pemahaman dalam pendataan perusahaan pertanian, Badan Pusat Statistik (BPS) mengadakan pertemuan briefing asosiasi dan perusahaan pertanian 2012 di Hotel Swiss Belhotel Jakarta pada tanggal 11 April 2012, yang dihadiri oleh pejabat unit eselon-1 lingkup kementerian pertanian, perusahaan dan asosiasi sektor pertanian.

Sebagaimana telah diketahui pada tahun 2013 Badan Pusat Statistik (BPS) akan menggelar sensus pertanian. Sensus ini bertujuan untuk mengukur potensi sektor pertanian di Indonesia sebagai negara yang berbasis pertanian. Deputi bidang statistik produksi BPS Dr. Sihar Lumbantobing dalam paparannya menyampaikan pengumpulan data pertanian melalui 2 pendekatan : rumah tangga dan perusahaan. Pengumpulan data dengan pendekatan rumah tangga dilakukan melalui sensus pertanian dan survei ad hoc sementara itu pengumpulan data dengan pendekatan perusahaan dilakukan melalui survei rutin perusahaan pertanian. Sebelum melakukan survei rutin, terlebih dahulu dilakukan updating direktori perusahaan pertanian.

Read more...

Sebagian Besar Jaringan Irigasi Teknis Pertanian Rusak Parah


Wakil Menteri Pertanian, Dr. Rusman Heriawan Menghadiri acara panen raya padi di Desa Timbaan, Kec, Tapin Selatan, Kab. Tapin, Rabu, (11/4). Hadir pula dalam acara ini  Wagub. Kalsel Drs. H. Rudy Risnawan, Bupati Tapin H.Idis Nurdin Halidi, Dirjen Peternakan, M. Syukur Iwantoro, Direktur KABI Dr.Ir, Maman Suherman MM (mewakili Dirjen Tanaman Pangan) dan Kepala Dinas Tanaman Pangan Provinsi Kalsel, Ir Sriyono.

Padi yang dipanen pada kesempatan tersebut yakni Inpari-4 dengan hasil  ubinan menunjukkan produktivitas rata-rata 8 ton/ha. Tantangan besar pembangunan tanaman pangan merupakan salah satu kendala utama pembangunan pertanian tanaman pangan. Yang menjadi masalah nasional selama ini yakni sebagian besar jaringan irigasi teknis di dalam negeri dalam keadaan rusak. Bahkan 20 persen di antaranya tak berfungsi sama sekali. Situasinya makin kompleks karena tugas pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi (primer dan sekunder) bukan pada Kementerian Pertanian namun menjadi tupoksi instansi lain.

Menurut Wakil Mentan, jumlah jaringan irigasi yang berfungsi baik selama ini hanya sekitar 50 persen, baik yang baru maupun lama. Sementara 30 persen lainnya bekerja kurang maksimal dan 20 persen lainnya  tidak berfungsi sama sekali.

Read more...

Pengumuman

Tidak Ada Pengumuman

Mencari Lompatan via Bioteknologi

Mencari Lompatan via Bioteknologi Monday, 22 October 2012 11:00 dedi junaedi Petani Indonesia, dimanapun Anda berada. Bioteknologi memang bukan segala-galanya, tetapi dengan bioteknologi kemajuan pertanian Indonesia mungkin bisa lebih cepat atau lebih mudah dicapai. Bioteknologi dapat menyelesaikan masalah-masalah pertanian yang tidak dapat atau sulit diselesaikan dengan caradan teknologi konvensional.

Bioteknologi, dari yangsederhana, menengah hingga paling advance, diharapkan dapat memberi solusi untuk memberi lompatan produktivitas lewat pengembangan varietas unggul benih dan bibit baru, perbaikan mutu produk hasil pertanian, perpendekan periode waktu tanam dan masa panen, teknik propagasi (perbanyakan benih), serta kemampuan adaptasi menghadapi cekaman perubahan iklim yang ekstrim maupun daya tahan terhadap serangan hama dan penyakit.

Sejauh ini,parapeneliti kita telah berhasil menguasai bioteknologi dasar dan yang menengah seperti pengembangan sejumlah galur benih unggul (padi, jagung, kedelai, ubi jalar dan ubi kayu), kultur jaringan benih sawit, benih unggul kakao lewat teknik SE (somaticembryogenesis), dan bibit ternak unggul lewat teknik transfer embrio dan rekayasa sexing semen beku. Ke depan, seiring dengan bertambahnya kapasitas SDM dan kelembagaan, para peneliti kita –yang tersebar di perguruan tinggi, lembaga riset non pertanian, maupun di lembaga-lembaga riset lingkup Balitbang

Read more...

Menteri Pertanian Panen Jagung Hibrida di Kab Aceh Selatan

 

Menteri Pertanian Dr.Ir. Suswono M.MA menandaskan, pengembangan agribisnis jagung di dalam negeri masih cukup menjanjikan karena kebutuhan jagung akan meningkat dan belum bisa dipenuhi oleh produksi dalam negeri. Harga jagung di pasar global akhir-akhir ini meningkat dua kali lipat seiring meningkatnya kebutuhan jagung untuk pangan, pakan hewan dan bahan baku energi.

 

Agar nilai ekonomis jagung bisa lebih dinikmati oleh petani, mentan menekankan perlunya  kepastian  harga, sehingga petani tidak sampai dirugikan. Di sisi lain, petani juga wajib memenuhi janji dan komitmen  yang dibuat dengan mitra usahanya, yakni para pengusaha industri pakan.

 

Read more...